Jidal al-Qur'an adalah ilmu Al-Qur'an yang membahas tentang bantahan Al-Qur'an terhadap orang yang mengingkari seruan dan keterangan-keterangannya.(Hamzah, Muchotob (2003). Studi Al-Qur'an Komprehensif. Yogyakarta: Gama Media)
Menurut Muhammad bin 'Alawi (1983:135), al-Quran mengurai sistem jadal berdasarkan tradisi Arab, bukan berdasar pada sistem nalar ahli kalam, dengan dua alasan sebagai berikut.
1. Berdasarkan kandungan ayat berikut:
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلاَّ بِلِسَانِ قَوْمِهِ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ فَيُضِلُّ اللّهُ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya779, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan780 siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.(QS Ibrahim [14]: 4)

10:06 PM
Kang Yosep Saezh


